★Sepulang dari lokasi tersebut, Ryuto dan Sayaka terjebak kemacetan. Kemacetan itu terjadi karena tiba-tiba muncul serangan monster dari gerbang dungeon yang tiba-tiba terbuka di pintu masuk ruang bawah tanah stasiun kereta. Para goblin dan Goblin King keluar dari gerbang tersebut dan membabi buta menyerang para perempuan di sekitar. Ryuto secara spontan bergerak menyelamatkan para korban, namun karena dia tidak bisa mengaktifkan skillnya, Ryuto hanya mengandalkan kekuatan fisiknya.
★ Ketika bertarung dengan Goblin King, Ryuto yang hampir terkena tebasan kapak berhasil diselamatkan oleh Sayaka. Namun, Sayaka terluka parah akibatnya. Marah besar, Ryuto memaksa membuka gerbang menuju dungeon. Gerbang itu seharusnya hanya satu arah, dari dungeon ke dunia manusia, dan tidak bisa dibuka sebaliknya. Tapi Ryuto tidak menyerah. Meski tubuhnya terkena serangan sihir dari Goblin King, dia mengerahkan seluruh tenaga untuk memaksa membuka gerbang tersebut. Perjuangannya tidak sia-sia; Ryuto berhasil masuk ke dalam dungeon. Di dalam dungeon, dia bisa menggunakan seluruh sihir dan skillnya, lalu segera menyembuhkan luka di tubuhnya. Ryuto mengaktifkan Shadow Magic, menarik tubuh Sayaka yang terluka parah untuk disembuhkan. Selain itu, dia menarik seluruh goblin yang berada di luar gerbang, termasuk Goblin King, ke dalam dungeon dan menghabisinya di sana. Ryuto juga membantai seluruh goblin yang berusaha keluar dari gerbang.
★ Ketika Sayaka kembali sadar, dia sudah berada di rumah sakit. Dia merasa gagal melindungi Ryuto karena kehilangan kesadaran saat bertugas. Dalam hatinya, dia ingin terus berada di sisi Ryuto, tapi takut akan diberhentikan sebagai pengawalnya karena kegagalan itu. Walau begitu, Sayaka merasa setidaknya dia sudah memuaskan Ryuto. Tak disangka, Ryuto datang menjenguk Sayaka. Ternyata, Sayaka tidak dipecat, Ryuto justru ingin Sayaka terus menjadi pengawalnya. Saat Sayaka mulai menjelaskan kegagalan tugasnya, Ryuto menghentikannya dengan sebuah ciuman, membuat Sayaka berhenti merasa bersalah dan terus menyalahkan dirinya sendiri.