Oke, jadi:
1. Ni pangeran NPD bangsat. Okelah, NPD emang sifat bawaan karena pengaruh lahir dari keluarga terhormat, tapi NPD-nya kelewat batas anjing.
"SEorANg bAnGsAwAN pENgkHIAnaT sEHarUsNYA bErsYUkuR kAReNa bISa mENiKAh dENgANkU 🤡

"
Goblok. Pewaris tahta kok buta politik dan strategi sih. Mikir dikit lah. Keluarga Shubilauts tuh keluarga yang berkuasa di perbatasan, tempat paling susah disentuh pusat kerajaan. Mereka jelas sekuat itu sampai raja harus "merendahkan diri" dengan ngasih banyak keuntungan biar Shubilauts mau gabung sama mereka. Shubilauts tuh sekuat itu sampai mereka gak peduli dengan opini di sekitar mereka, bahkan opini dari keluarga kerajaan sedikitpun. Dan ni si NPD, yang buta sama semua hal kek gitu, yang cuma mikirin soal opini bangsawan dan martabat bla bla bla bla, berpikiran kalau Shubilauts lah yang butuh dia. kagak njir. Lu yang butuh Shubilauts.
2. Karena ni pangeran goblok politik dan strategi, udah pasti decision makingnya tolol juga. Dikira kawin lari pas lagi pernikahan politik keren apa? Kagak nying. Apalagi, yang dinikahi ni putri dari keluarga penting, yang kekuatannya menyamai keluarga kerajaan, baik secara ekonomi, militer, dan politik. Karena dia begitu peduli dengan reputasi (makanya dia nganggep rendah si FL), dia pasti gak kepikiran kalau suatu saat keputusan dia buat jilat ludah, balik ngejar-ngejar Shubilaits, bakal dicemooh orang-orang. Mau bungkam yang berani ngomong gitu pakai dipenggal? Dude, yang ngomong gitu pasti bukan cuma bangsawan bawah atau menengah, bahkan bangsawan tinggi bakal ikut gonjang-ganjing, terutama bangsawan sekutu Shubilauts. Kenapa? Ya karena posisi politik Keluarga Shubilauts tuh sepenting itu. Mau dihabisin para bangsawan? Ya bakal kena pemberontakan lah. Tolol njir.
So, satu kata: DONGO


*Sori banyak kata-kata kasar, kesel soalnya sama ni dungu hehe

Anyway, thanks for the TL

